Kisah Malik bin Dinar

Kehidupanku dimulai dengan kesia-siaan, mabuk-mabukan, maksiat, berbuat zhalim kepada manusia, memakan hak manusia, memakan riba, dan memukuli manusia. Kulakukan segala kezhaliman, tidak ada satu maksiat melainkan aku telah melakukannya. Sungguh sangat jahat hingga manusia tidak menghargaiku karena kebejatanku.
Malik bin Dinar Rohimahullah menuturkan: Pada suatu hari, aku merindukan pernikahan dan memiliki anak. Maka kemudian aku menikah dan dikaruniai seorang puteri yang kuberi nama Fathimah.
Aku sangat mencintai Fathimah. Setiap kali dia bertambah besar, bertambah pula keimanan di dalam hatiku dan semakin sedikit maksiat di dalam hatiku.
Pernah suatu ketika Fathimah melihatku memegang segelas khamr, maka diapun mendekat kepadaku dan menyingkirkan gelas tersebut hingga tumpah mengenai bajuku. Saat itu umurnya belum genap dua tahun. Seakan-akan Allah Subhanahu wa Ta’ala -lah yang membuatnya melakukan hal tersebut.
Setiap kali dia bertambah besar, semakin bertambah pula keimanan di dalam hatiku. Setiap kali aku mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala selangkah, maka setiap kali itu pula aku menjauhi maksiat sedikit demi sedikit. Hingga usia Fathimah genap tiga tahun, saat itulah Fathimah meninggal dunia.
Maka akupun berubah menjadi orang yang lebih buruk dari sebelumnya. Aku belum memiliki sikap sabar yang ada pada diri seorang mukmin yang dapat menguatkanku di atas cobaan musibah. Kembalilah aku menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Setanpun mempermainkanku, hingga datang suatu hari, setan berkata kepadaku: “Sungguh hari ini engkau akan mabuk-mabukan dengan mabuk yang belum pernah engkau lakukan sebelumnya.” Maka aku bertekad untuk mabuk dan meminum khamr sepanjang malam. Aku minum, minum dan minum. Maka aku lihat diriku telah terlempar di alam mimpi.
Di alam mimpi tersebut aku melihat hari kiamat.
Matahari telah gelap, lautan telah berubah menjadi api, dan bumipun telah bergoncang. Manusia berkumpul pada hari kiamat. Manusia dalam keadaan berkelompok-kelompok. Sementara aku berada di antara manusia, mendengar seorang penyeru memanggil: Fulan ibn Fulan, kemari! Mari menghadap al-Jabbar. Aku melihat si Fulan tersebut berubah wajahnya menjadi sangat hitam karena sangat ketakutan.
Sampai aku mendengar seorang penyeru menyeru namaku: “Mari menghadap al-Jabbar!”
Kemudian hilanglah seluruh manusia dari sekitarku seakan-akan tidak ada seorangpun di padang Mahsyar. Kemudian aku melihat seekor ulat besar yang ganas lagi kuat merayap mengejar kearahku dengan membuka mulutnya. Akupun lari karena sangat ketakutan. Lalu aku mendapati seorang laki-laki tua yang lemah. Akupun berkata: “Hai, selamatkanlah aku dari ular ini!” Dia menjawab: “Wahai anakku aku lemah, aku tak mampu, akan tetapi larilah kearah ini mudah-mudahan engkau selamat!”
Akupun berlari kearah yang ditunjukkannya, sementara ular tersebut berada di belakangku. Tiba-tiba aku mendapati api ada dihadapanku. Akupun berkata: “Apakah aku melarikan diri dari seekor ular untuk menjatuhkan diri ke dalam api?” Akupun kembali berlari dengan cepat sementara ular tersebut semakin dekat. Aku kembali kepada lelaki tua yang lemah tersebut dan berkata: “Demi Allah, wajib atasmu menolong dan menyelamatkanku.” Maka dia menangis karena iba dengan keadaanku seraya berkata: “Aku lemah sebagaimana engkau lihat, aku tidak mampu melakukan sesuatupun, akan tetapi larilah kearah gunung tersebut mudah-mudahan engkau selamat!”
Akupun berlari menuju gunung tersebut sementara ular akan mematukku. Kemudian aku melihat di atas gunung tersebut terdapat anak-anak kecil, dan aku mendengar semua anak tersebut berteriak: “Wahai Fathimah tolonglah ayahmu, tolonglah ayahmu!”
Selanjutnya aku mengetahui bahwa dia adalah putriku. Akupun berbahagia bahwa aku mempunyai seorang putri yang meninggal pada usia tiga tahun yang akan menyelamatkanku dari situasi tersebut. Maka diapun memegangku dengan tangan kanannya, dan mengusir ular dengan tangan kirinya sementara aku seperti mayit karena sangat ketakutan. Lalu dia duduk di pangkuanku sebagaimana dulu di dunia.

Dia berkata kepadaku:
“Wahai ayah, “belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah.” (Qs. Al-Hadid:16)
Maka kukatakan: “Wahai putriku, beritahukanlah kepadaku tentang ular itu.”
Dia berkata: “Itu adalah amal keburukanmu, engkau telah membesarkan dan menumbuhkannya hingga hampir memakanmu. Tidakkah engkau tahu wahai ayah, bahwa amal-amal di dunia akan dirupakan menjadi sesosok bentuk pada hari kiamat? Dan lelaki yang lemah tersebut adalah amal shalihmu, engkau telah melemahkannya hingga dia menangis karena kondisimu dan tidak mampu melakukan sesuatu untuk membantu kondisimu. Seandainya saja engkau tidak melahirkanku, dan seandainya saja tidak mati saat masih kecil, tidak akan ada yang bisa memberikan manfaat kepadamu.”
Dia Rohimahullah berkata: Akupun terbangun dari tidurku dan berteriak: “Wahai Rabbku, sudah saatnya wahai Rabbku, ya, “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah.” Lantas aku mandi dan keluar untuk shalat subuh dan ingin segera bertaubat dan kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Dia Rohimahullah berkata:
Akupun masuk ke dalam masjid dan ternyata imampun membaca ayat yang sama:
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah.” (Qs. Al-Hadid: 16)
…..
Itulah kisah taubatnya Malik bin Dinar Rohimahullah yang beliau kemudian menjadi salah seorang imam generasi tabi’in, dan termasuk ulama Basrah. Dia dikenal selalu menangis sepanjang malam dan berkata: “Ya Ilahi, hanya Engkaulah satu-satunya Dzat Yang Mengetahui penghuni sorga dan penghuni neraka, maka yang manakah aku di antara keduanya? Ya Allah, jadikanlah aku termasuk penghuni sorga dan jangan jadikan aku termasuk penghuni neraka.”
Malik bin Dinar Rohimahullah bertaubat dan dia dikenal pada setiap harinya selalu berdiri di pintu masjid berseru:
“Wahai para hamba yang bermaksiat, kembalilah kepada Penolong-mu! Wahai orang-orang yang lalai, kembalilah kepada Penolong-mu! Wahai orang yang melarikan diri (dari ketaatan), kembalilah kepada Penolong-mu! Penolong-mu senantiasa menyeru memanggilmu di malam dan siang hari. Dia berfirman kepadamu: “Barangsiapa mendekatkan dirinya kepada-Ku satu jengkal, maka Aku akan mendekatkan diri-Ku kepadanya satu hasta. Jika dia mendekatkan dirinya kepada-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekatkan diri-Ku kepadanya satu depa. Siapa yang mendatangi-Ku dengan berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari kecil.”
Aku memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memberikan rizki taubat kepada kita. Tidak ada sesembahan yang hak selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zhalim.

Malik bin Dinar Rohimahullah wafat pada tahun 130 H. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala merahmatinya dengan rahmat-Nya yang luas. (Misanul I’tidal, III/426).

Add comment Februari 6, 2010

Cara Membuat Animasi Gif dengan Adobe Image Ready

Kali ini saya akan bagi ilmu buat anda semua :) , cara membuat animasi Gif dengan Adobe Image Raedy, Tentunya anda semua tahu kan, apa itu animasi gif, yap benar gamar yang bergerak-gerak namun tidak , baiklah langsung saja kita menuju materi.Jmembutuhkan flash plugin

Begini Caranya :

• Buka aplikasi Adobe Image Ready CS2 pada computer anda.

• Lalu, buat file baru dengan ukuran 90 x 90 atau terserah selera Anda. Caranya pilih menu File > New atau tekan Ctrl + N.

• Buat lingkaran menggunakan Elliptical Marquee Tool (terletak di pojok kiri kanan) atau tekan M. Jangan lupa menekan tombol Shift + Alt untuk membuat lingkaran.


Gambar 1

• Klik pada menu set forgroun color, pilih warna yang anda sukai, contoh kali ini dengan warna biru muda Caranya : Tekan tombol Alt+Del untuk memasukkan warna yang sudah Anda pilih di Foreground Color.


gambar 2

• Duplikasi layer pertama ini dengan meng klik kanan pada tab layer dan buat 2 layer sejenis dengan warna kuning muda dan merah jambu jadi nantinya kita akan memiliki 3 layer yang berisi lingkaran dengan warna biru muda, kuning muda dan merah jambu.


Gambar 3


Gambar 4

• Buat agar ketiga layer terebut tidak terlihat/invisible. Caranya : Klik ikon mata yang ada di sebelah kiri layer.

• Lalu pastikan Anda sudah menampilkan Window Animation. Jika belum pilih menu Window > Animation atau tekan F7. Pastikan juga Window Layers telah muncul dan bila belum pilih menu Window > Layers atau tekan F11.

• Sekarang kita akan membuat animasi jadi gamabar-gambar yang tadi kita buat akan dibuat bergerak. Cara membuatnya tidak jauh beda dengan animasi pada umumnya namun disini kita akan membuat sebuah animasi sederhana.

• Sekarang lihat pada Window Animation, disana ada sebuah layer, pada layer pertama inilah kita akan memulai membuat animasi. Tampilkan layer lingkaran berwarna biru muda pada Window Layers, caranya tinggal klik untuk menampilkan ikon mata.


Gambar 5

• Maka tampilan frame pertama dalam Window Animation adalah seperti gambar berikut :


Gambar 6

• Sekarang kita akan menambahkan frame pada Window Animation, caranya klik icon Duplicates current frame dan sebuah duplikasi dari frame pertama telah terbuat. Selanjutnya pada Window Layers, tampilkan layer lingkaran berwarna kuning muda dan nonaktifkan layer berwarna biru muda.

• Langkah terakhir, buat lagi frame baru pada Window Animation, pada Window Layers aktifkan layer lingkaran merah jambu dan nonaktifkan layer lingkaran berwarna kuning muda.

• Atur timing dari masing-masing frame di Window Animation dengan meng-klik tulisan waktu yang ada di bagian bawah frame.


Gambar 7

• Sekarang simpan hasil kerjaan anda dengan klik File > Save Optimized As > Lingkaran_warna dan pastikan ekstensinya . gif


gambar 8

• Coba Anda jalankan animasi sederhana yang telah Anda buat dengan cara klik file linkaran_warna.gif

yang hasilnya kurang lebih seperti ini :

Smoga bermanfaat :)

Add comment Januari 13, 2010

PENJARA KELAS ATAS

Jang Gotan                   :     Maaaaaannnnnnnnggggggg….. abi hoyong dipenjara…….

Enjing keneh Jang Gotan geus nyamperkeun Mang Kaning dina Jolodog imahna.

Mang Kaning                 :     Kurang ajar…. siah teh eling teu?

Jang gotan                   :     Ih si Emang mah, dipenjara teh enakeun, lewih enek batan di hotel berbintang dua, sareng bisa karaokean malah……..

Mang Kaning                 :     Ngaco siah mah, dimana-mana oge nu namina penjara the kawas kandang hayam, tebih tina nu namina enakeun teh.

Jang Gotan                   :     Mang nonton TV atuh, penjara ayeuna mah leuwih hade batan hotel berbintang tiga……. Duh iraha nya Ujang tiasa ngasaan penjara eta teh.

Mang Kaning                 :     Wuzzzzzh eta mah sanes penjara Jang? eta teh nu disebat  “Hotel Prodeo”  tea….

Jang Gotan                   :     Mahal atuh Mang nya???

Mang Kaning                 :     Ya iyalaaaahhhh, sareng nu tiasa ka dinya teh penjahat nu berpangkat, gaduh acis bertingkat-tingkat jeung kenal sareng para pejabat …. Sanes jiga urang-urang atuh Jang?

Jang Gotan                   :     Ngenah pisan atuh Mang janten “jalma gedean” mah nya Mang?

Mang Kaning                 :     Matakna Jang Gantungkeun cita-cita teh satinggi bentang di langit, tong satinggi bentang di pundak.

Bari nyarios kitu teh Mang kaning ngabalieur bari ngaleos ka pipir imah…….

Add comment Januari 13, 2010

Mari Kita Renungkan

Gemma Ayu Dewanti 12 Desember 2009

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi financial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya, sandang dan pangan. Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. “Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu sebuah bank. “Sebaiknya koin ini Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu member saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini.

Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan menawarkan mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu Nampak ragu-ragu, si wanita itupun menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itu pun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.
Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak , mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?” Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa.. hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi.”

Bila kita sadar kita tak pernah memiliki apa pun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan? Sebaliknya, sepatutnya kita bersyukur atas segala karunia hidup yang telah Tuhan berikan pada kita, karena ketika datang dan pergi kita tidak membawa apa-apa.

Add comment Januari 13, 2010

Sertifikasi Guru

Selasa, 10 November 2009 , 14:33:00

BANDUNG, (PRLM).- Program sertifikasi guru di Indonesia akan membuat para orang tua siswa menjadi lebih kritis terhadap kualitas pendidik dan sekolah. Suatu saat mereka akan memilih sekolah untuk anaknya di mana sebagian besar gurunya sudah tersertifikasi.

Demikian komentar yang dilontarkan Mr. Siamisang Fernando Tapologi, Head of Research Unit-Ministry of Education and Skills Development, Botswana dalam diskusi jejaring internasional “Africa-Asia University Dialogue for Educational Development (A-A Dialogue)” di Isola Resort Hotel Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Selasa (10/11).

Jang Gotan             :    Mang, kumaha tah tanggapan nana?

Mang kaning          :    Duh enya nya? Piraku bias kitu?

Jang Gotan             :    Eeeee Emang mah, abdi naros teh peryogi jawaban sanes pertarosan deui?

Mang Kaning         :    Lain kitu Jang, dina Koran anu sanes aya deui artikel anu bertolak belakang sareng isi berita tadi, kieu eusina teh ….

Jumat, 13 November 2009 | 07:47 WIB

SOLO, KOMPAS.com – Sertifikasi guru yang bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus kesejahteraan guru ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Guru yang telah lolos sertifikasi ternyata tidak menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan.

”Dari kajian yang dilakukan, ternyata motivasi para guru mengikuti sertifikasi umumnya terkait aspek finansial, yaitu segera mendapat tunjangan profesi,” kata Prof Dr Baedhowi, MSi dalam pidato pengukuhan guru besar Manajemen Sumber Daya Manusia pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/11).

Motivasi yang sama ditemukan Direktorat Jenderal PMPTK Depdiknas ketika melakukan kajian serupa di Provinsi Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat tahun 2008. Kajian ini melibatkan responden 2.600 guru yang belum mengikuti sertifikasi dan 2.600 guru yang telah mengikuti sertifikasi.

”Meskipun alasan mereka bervariasi, secara umum motivasi mereka mengikuti sertifikasi ialah finansial,” kata Baedhowi.

Jang Gotan             :    Heueuh nya jadi bararingung kieu, mana sih nu leres sareng bisa dipercaya teh nya Mang?

Mang kaning          :    Nurutkeun Emang, kembali deui weh ke fungsi asalna.

Jang Gotan             :    Maksudna Mang?

Mang kaning          :    Lamun dina hukum dagang mah, dunia pendidikan teh ibaratna ngajual jasa ka konsumen dalam hal ieu orang tua siswa kanggo ngadidik para putra na sangkan janten jalmi anu manfaat dunya akherat,

Jang Gotan             :    teras kumaha Mang?

Mang kaning          :    selaku konsumen, tangtuna kagungan hak kanggo nangtukeun atau menilai sakola atanapi guru nu mana nu berkualitas/pantes kanggo ngadidik para putrana kitu lain? kanggo naon atuh urang gaduh Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia teh.

Jang Gotan             :    maksudna Mang?

Mang kaning          :    Nya Pamarentah dalam hal ieu lembaga anu ngaluarkeun Sertifikat kanggo guru tea, kedah ngalebeutkeutkeun penilaian ti siswa atanapi orang tua siswa sebagai salah satu point penilaian dina sertifikasi guru. Teu cekap ku portofolio sareng sertifikat atanapi piagam hungkul. Kitu maksadna Jang.

Jang Gotan             :    Oooooooo, carana kumaha mang?

Mang kaning          :    Wis tong dipikiran ku urang, wios itumah janteun PR kanggo pamarentah, sajutu para pesboker?

Add comment Januari 13, 2010

Kumaha Yeuh?

Jang Gotan            :     Mang, lieur ngabandungan TV ayeuna mah.

Mang Kaning        :     Naha kitu Jang?

Jang Gotan            :     Ah Emang mah, jiga tara nonton berita nya?

Mang Kaning        :     Aya berita naon atuh Jang meuni serius kitu?

Jang Gotan            :     Kasus “Cicak vs buaya” mang.

Mang Kaning        :     Heueuh nya, dugi ka berita bencana nu terjadi di beberapa daerah ge ka elehkeun?

Jang Gotan            :     jadi pabeulit, komo ngabandungan cariosan para saksi waduh-waduh janten jangar kana mastaka.

Mang Kaning        :     Muhun, bahkan aya nu sampai ka wantun di sumpah nganggo Al Qur’an sagala.

Waduh… waduh…. Kumaha ieu teh? Naha teu sieun ku Allah jalma teh? Emang mah mending di kurung belasan taun di penjara tibatan meunang siksaan ti Gusti Allah, Astagfirullahhal adzim………….

Jang Gotan            :     Mang kadang abdi gaduh pamikiran kumaha lamun para pejabat nu terlibat kasus the di hipnotis ku “Kang Uya” ameh tiasa ditinggali bohong atawa ente cariosannana.

Mang Kaning        :     Kang Uya mana? Nu aya di TV tea lain?

Jang Gotan            :     Muhun mang.

Mang Kaning        :     Satuju Emang mah, bahkan ameh langkung abdol langsung weh ku master na “Kang Romi Rafael” tea………, satuju teu para pesbukers?

Add comment Januari 13, 2010

Merubah Foto Berwarna Menjadi Sketsa Warna Pensil

Rekan-rekan serta anak-anakku tercinta. belajar photoshop, tentunya banyak sekali hal-hal yang bisa kita lakukan. baik memanipulasi gambar maupun hal-hal yang lainnya.

Oleh karena itu, di halaman Berbagi Trik kali ini saya akan mencoba memberikan tutorial kepada Anda- Anda semua tentang “Bagaimana cara merubah foto berwarna menjadi sketsa warna pensil.” Berikut Caranya
1. Buka photoshopnya. Setelah itu carilah gambar yang akan dijadikan sketsa pensil. Namun kali ini, saya akan menampilkan gambar hewan anjing,
2. Setelah gambar pertama tertampilkan, langkah selanjutnya yaitu : Arahkan Mouse anda pada “Layer gambar hewan” dalam hal ini Background

kemudian klik kanan dan pilih “Duplicated Layer”
3. Setelah anda membuat duplicated gambar, Klik “Ctrl + Shift + U” maka Gambar akan berubah menjadi Hitam putih”.
Lihat Gambar Kedua ( 2 ) di bawah ini

4. Setelah gambar berubah menjadi hitam putih, langkah selanjutnya yaitu :

Buatlah duplicated lagi, seperti cara diatas, kemudian klik “Ctrl + i” maka gambar akan berubah menjadi gambar film,
lihat Gambar Ketiga ( 3 ) di bawah ini

5. Setelah Gambar Ketiga ( 3 ) tertampilan. Untuk selanjutnya yaitu :
Arahkan mouse Pada “Filter > Blur > Gaussian Blur” maka akan keluar jendela pop_up Gaussian blurnya,
setelah itu pada “Radius Pixel” berilah nilai sebesar “3,3” kemudian Klik Ok.
Dan lihatlah hasil gambar keempat ( 4 ) di bawah ini
:

6. Pada gambar keempat ( 4) jika diperhatikan, gambar tersebut tampak Tidak jelas atau juga memudar. Namun dari gambar tersebutlah yang Menjadikan gambar lebih jelas setelah terjadinya perpindahan warna.
Oleh sebab itu, untuk langkah terakhirnya yaitu : Pada gambar keempat ( 4 ) tertampilkan, Arahkan mouse pada “Set The Blending Mode For The Layer”, lihat gambar di bawah ini :

Keterangan
Pada gambar disamping ini, ubahlah nama “Normal” menjadi “Color Dodge”
Setelah anda mengubah Mode “Normal” menjadi “Color Dodge” maka, gambar secara langsung akan berubah menjadi sketsa warna pensil, lihat hasil gambar penyelesaiannya di bawah ini :

Perubahan menjadi goresan Pencil
Sampai disini dulu, semoga tutorial ini. dapat menambah pengetahuan anda semua dan saya tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaannya dan Semoga anda mendapatkan segala manfaat dan kebutuhan anda:::

Selamat belajar Photoshop

Add comment Januari 8, 2010

OPTIMISME

Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan terbaik. Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja dan mengalir sia-sia.
Pasti ada tujuan.
Pasti ada maksud

mungkin saja anda mengalami pengalaman buruk yang tak mengenakkan, maka keburukan itu hanya karena anda melihat dari salah satu sisi mata uang saja. Bila anda berani menengok ke sisi yang lain anda akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda.

Anda tidak harus menjadi orang tersenyum terus atau menampakkan wajah yang ceria. Optimisme terletak di dalam hati, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah optimis karena hidup ini terlalu rumit untuk dipandang dengan mengerutkan alis.

Setiap tetes air yang keluar dari mata air tahu mereka mengalir menuju ke laut. Meski harus melalui anak sungai, selokan, kali keruh, danau dan muara, mereka yakin perjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Bahkan ketika menunggu di samudra, setiap tetes air tahu, suatu saat panas dan angin, akan membawa mereka ke pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan dan menurunkan hujan. Sebagian menyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur. Sebagian kembali ke laut.

Adakah sesuatu yang sia-sia, dari setiap tetes air yang anda temui di selokan rumah anda?

Add comment November 23, 2009

Jangan Tertukar, Migren dan Sinusitis

Temuan para pakar kesehatan menyebutkan, satu macam gejala bisa diterjemahkan menjadi dua indikasi penyakit sekaligus. Salah satunya adalah migren yang sering diduga sebagai gangguan sinusitis.

Dr.Eric Erros, D.O, ahli saraf dan direktur Scottsdale Headache Center di Arizona Neurogical Institute pernah melakukan penelitian terkait dengan gangguan pada sinus dan migren. Survei dilakukan terhadap 100 penderita sakit kepala yang mengaku mengalami sinusitis. Nyatanya, 89 % relawan ini sebenarnya mengalami migren.

Migren dan sinusitis memiliki kemiripan gejala seperti sakit kepala, nyeri di daerah wajah, hidung, dan mata berair. Kemiripan ini berimbas pada kekeliruan diagnosis, yang berujung pada kesalahan pengobatan.

“Biasanya, para penderita sakit kepala hanya mengonsumsi obat pereda nyeri biasa. Padahal, obat ini tidak efektif sama sekali, baik untuk penderita migren maupun penderita sinusitis,” ungkap Brian M.Grosberg, MD, Direktur Inpatient Headache Program di Montefiore Headache Center.

Solusinya, kenali lebih jauh gejala sinusitis dan migren. Perlu dipahami, sinusitis lebih sering dipicu oleh alergi cuaca. Gejala yang muncul adalah demam, sesak napas, adanya lendir berwarna hijau di dalam hidung.

Sementara migren memiliki gejala yang khas, yaitu nyeri hanya di satu sisi kepala, dengan insensitas mulai dari sedang hingga berat. Nyeri ini akan lebih parah bila kita melakukan aktivitas fisik. Grosberg juga menambahkan, orang yang mengalami migren biasanya akan sensitif sekali pada cahaya atau suara.

Bila sudah paham penyakit apa yang dialami, barulah kita bisa menjatuhkan diagnosis dan mengobati diri sendiri. Tapi, bila kita sendiri tak yakin, sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Pertolongan dari dokter akan menjamin kita mendapat pengobatan yang lebih tepat dan efektif

Add comment November 5, 2009

Agar Tidak Pusing Punya Banyak Email

Email atau alamat surat elektronik sudah merupakan kewajiban yang harus dimiliki oleh setiap pengguna internet. Berinternet ria tanpa memiliki email seperti memancing ikan namun tak berumpan. Tidak bisa komunikasi dan interaksi dengan dunia internet.

Memiliki 1 (satu) email apakah cukup ?

Jelas tergantung seberapa aktifkah anda terlibat dalam dunia internet. Kalau hanya untuk menerima dan berkirim pesan cukup lah….

Namun apabila anda seorang yang aktif, pasti mengatakan tidak cukup 1 (satu) email. Bisa aja ada email untuk pribadi, email untuk bisnis, email untuk blog, email untuk mengikuti program dalam internet dan banyak hal yang memungkinkan anda memiliki email tidak cukup satu.

Pada kondisi seperti ini (memiliki lebih dari satu email), adalah kondisi yang merepotkan, untuk buka satu email pada penyedia email tertentu, kita harus buka web nya, login, masuk kotak surat dan logout. Sebuah rutinitas yang membuat malas untuk mengecek email, namun untuk pengelola web maupun blog, pengecekan email setiap hari adalah hal yang wajib dilakukan.

Untuk memudahkan dalam hal menangani email yang lebih dari satu (satu juga boleh) agar terhindar dari rutinitas buka web, login, logout, mari kita coba menggunakan salah satu aplikasi outlook, baik itu Outlook Express maupun Microsoft Office Outlook 2007.

Pada tips kali ini, saya menggunakan Microsoft Office Outlook 2007 (menggunakan versi sebelumnya kemungkinan sama tekniknya) dan email yang dicoba yaitu dari gmail.com dan yahoo.co.id (maaf email yang lain belum dicoba), email yang lain silahkan dicoba sendiri ya… J

Setting Outlook…

1.       Buka program Microsoft Office Outlook 2007

2.       Bila pertama kali membuka, akan muncul pesan Outlook 2007 Startup, klik Next

3.       Pada Account Configuration pilih Yes klik Next

4.       Pada Add your E-Mail Accout, isikan :

Your Name : <isi nama anda>

E-mail Address : <isi dengan email anda lengkap>

contoh : budiman2zone@gmail.com atau budiman2zone@yahoo.co.id

Password : <isi password email anda>,

Retype Password : <ulangi dengan password email anda>

5.       Selanjutnya muncul konfigurasi yang menyatakan bahwa konfigurasi Account anda sukses atau gagal.

Catatan :

Khusus pemilik email yahoo, POP3 nya harus disetting dulu… Masuk ke account berbasis-web (http://id.mail.yahoo.com/) dengan sandi yang Anda gunakan, pastikan tombol “Akses dan Penerusan POP” telah dicentang. Anda dapat memverifikasinya dengan mengklik link “Opsi” di Yahoo! Mail lalu klik Akses dan Penerusan POP”. Pastikan tombol “Akses Web dan POP” telah dicentang lalu klik “Simpan”.

Apabila satu Account Email sudah sukses, anda bisa menambahkan Account Email lainnya, melalui :

1.       Tools – Account Settings…

2.       Pada Account Settings, tab E-mail klik New…

3.       Pada Add New E-mail Account klik Next

4.       Isikan data E-mail Account anda, seperti langkah no. 4 sebelumnya

5.       Klik Next

Lakukan langkah ini untuk E-mail anda yang lain.

Bila semua email account anda sukses bisa terhubung ke aplikasi Microsoft Office Outlook 2007 ini, maka setiap email yang masuk akan tampil dan tinggal klik untuk membukanya. Apabila mau mengecek email yang masuk cukup klik ikon Send/Receive.

Sekarang anda bisa bilang…

Punya E-mail banyak… Siapa Takut…

Add comment November 3, 2009

Previous Posts


My Photo

 

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Arsip

Modul Pelatihan Komputer

Tip dan Trik

INFO TERKINI

POJOK “Mang Kaning”

MARI KITA RENUNGKAN

TAUTAN


Lencana Facebook

Komentar Terakhir

Jumlah Pengunjung