Tentang Diriku

Agar dapat berfungsi dengan baik, komputer harus sering dirawat, baik software maupn hardwarenya. seorang tukang kayu pasti takkan pernah jemu/ bosan mengasah kampaknya agar kampak tersebut dapat digunakan dan tentunya tidak menyulitkan. Demikian pula seorang penulis akan selalu rajin menyerut pensilnya agar apa-apa yang dituliskannya dapat tertulis dengan baik.
Diriku adalah seorang yang ingin selalu meningkatkan daya kreasi dan kemampuan intelektual dengan terus mencoba dan mencoba untuk menjadi seorang siswa.

Aku di lahirkan disebuah desa di Kalimantan Selatan yang bernama Bawan, tepatnya pada tanggal 18 September.  Sejak usia 5 tahun aku memasuki dunia pendidikan yang ternyata banyak sekali memola atau memformat diriku.  Mulai dari cara berfikir, cara mengambil keputusan sampai cara menentukan jalan hidup. Kesadaran akan pentingnya pendidikan membuat diriku merasa berkewajiban turut serta berkecimpung dalam dunia tersebut.

Guru itulah profesi yang kuambil, singkat, tanpa embel-embel tapi mengandung arti yang begitu mulia (mudah-mudahan selalu begitu).

seperti kata pepatah, “Intan takkan cemerlang apabila tidak digosok”. Harapanku mudah-mudahan prinsipku ingin selalu menjadi murid dapat membuat “intan”itu cemerlang kembali, amin.

Komentar
  1. Abune four princess mengatakan:

    Sakitu wae gening,..?? cerita masa laluna mana…waktu di barabai…, di PPAP dugi ka kieu na..?? he..he..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s